Manfaat dan Tips Pola Hidup Sehat Rasulullah

Alasan Mengapa Olahraga yang Dianjurkan Nabi ini Baik untuk Jiwa dan Pikiran Anda

Olahraga yang Dianjurkan Nabi

Sekitar abad kedua masehi muncul syair latin yang berbunyi,

“Orandum est ut sit mens sana in corpore sano, fortem posce animus mortis terrore carentem..”.

Pujangga Romawi bernama Decimus Lunius Juvenalis lah yang menulis syair tersebut dalam karangannya yang berjudul Satir X.

Dalam bahasa Inggris syair tersebut mempunyai arti,

“You should pray for a healthy mind in a healthy body, ask for a stout heart that has no fear of death”.

Saat ini, potongan syair tersebut dijadikan jargon olahraga dan kesehatan hampir di seluruh dunia – mens sana in corpore sano. Padahal pada awalnya tidak ada niatan sang penulis/penyair untuk menjadikan syair tersebut kaitannya dengan dunia olahraga dan kesehatan.

Diluar konteks tujuan syair itu muncul, mens sana in corpore sano mempunyai arti dalam bahasa Indonesia (kurang lebih) yaitu : “pikiran yang sehat di dalam tubuh yang sehat”.

Dan perlahan-lahan bergeser artinya saat ini menjadi : “dalam tubuh yang sehat (kuat) terdapat jiwa yang sehat”.

Pepatah tersebut bisa diartikan, bahwa jiwa yang sehat akan muncul dari tubuh yang sehat pula, begitu pula sebaliknya. Dan untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan kuat, tentunya kita perlu berolahraga.

Jadi jika tubuh sehat → jiwa sehat → pikiran pun akan jernih.

Tapi jika tubuh sakit → jiwa sakit → pikiran pun akan keruh alias ga bisa mikir sehat..

mens sana in corpore sano

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai panutan umat Islam, tentunya mempunyai beberapa kebiasaan-kebiasaan yang mendorong terwujudnya jargon tersebut.

Salah satu pilar pola hidup sehat Rasul adalah gemar berolahraga, terutama olahraga yang mengandung ketangkasan, konsentrasi dan pengolahan kekuatan fisik. Dan dari sinilah akar jiwa dan pikiran yang sehat akan tumbuh.

Ada tiga jenis olahraga yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yaitu : berkuda, memanah dan berenang.

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Segala sesuatu yang tidak mengandung dzikirullah padanya maka itu adalah kesia-sian dan main-main kecuali empat perkara : yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah dan mengajarkan renang” (HR. An Nasai No 8890. Al Albani menyatakan bahwa hadits ini shahih – Shahih al-Jami’ ash-Shaghir No 4534)

Lalu bagaimana tiga jenis olahraga ini dapat mewujudkan tubuh, jiwa dan pikiran yang sehat, sehingga Anda akan lebih tangguh dalam mengarungi kehidupan yang keras nan terjal ini?

Berikut alasan olahraga yang dianjurkan oleh Nabi ini baik untuk kesehatan jiwa dan pikiran Anda.

Olahraga #1 – Berkuda

Bentuk transportasi darat yang populer pada masa lalu adalah berkuda. Dahulu kuda adalah alat transportasi darat yang cepat dan bisa diandalkan (fast and reliable).

Butuh kecekatan, ketangkasan dan kekuatan dalam berkuda, agar tidak cedera dalam mengendarainya. Beberapa manfaat yang didapat dari berkuda, diantaranya adalah:

  • Meningkatkan kekuatan otot
  • Meningkatkan akselerasi reflek tubuh
  • Meningkatkan pergerakan tulang sendi

Kuda adalah salah satu hewan liar yang harus dijinakkan terlebih dahulu untuk digunakan atau dimanfaatkan tenaganya. Perlu kesabaran dan keahlian khusus untuk menjinakannya. Dia memiliki nafsu yang besar dengan lawan jenis (kepada kuda betina) dan akan mengejarnya kemana pun kuda betina itu pergi.

Jika diibaratkan kuda adalah hawa nafsu manusia, maka perlu kekuatan untuk mengendalikannya agar bisa dikontrol.

Begitu juga saat menjalani kehidupan di dunia ini. Jadikan dunia ini seperti kuda, yaitu kendaraan untuk menggapai kehidupan yang diridhai oleh Allah. Bukan menempatkan kendaraan (dunia) ini sebagi tujuan, tetapi sebagai alat untuk menggapai tujuan.

Olahraga #2 – Memanah

Memanah adalah senjata jarak jauh yang cukup ampuh pada masa peperangan di masa lalu. Layaknya sniper, pemanah akan berada di tempat yang lebih tinggi untuk membidik targetnya.

Panah sangat mematikan jika dilesakkan ke bagian alat vital manusia seperti jantung atau kepala.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyarankan untuk lebih sering berlatih memanah, sesuai sabdanya :

“Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda” (HR. Ahmad No 16699)

Ini bukan berarti berkuda tidak baik, jika tidak baik tentunya Rasulullah tidak menyuruh kita untuk berlatih berkuda.

Beberapa manfaat dari olahraga memanah, antara lain :

  • Melatih otot tubuh bagian atas, khususnya otot lengan, bahu dan pungung
  • Melatih koordinasi tangan dan mata saat membidik sasaran
  • Melatih fokus dan konsentrasi

Manfaat yang terakhir sangat erat kaitannya dengan melatih pikiran dan ketenangan jiwa. Jika saja pemanah terganggu fokus dan konsentrasinya, maka saat anak panah dilesakkan tentu tidak akan mengenai sasaran.

Rasul menyuruh kita untuk berlatih memanah karena baik untuk melatih fokus dan konsentrasi. Karena shalat yang khusuk tentunya tidak akan didapat jika tidak dibarengi fokus dan konsentrasi.

Begitu dalam kehidupan, kita harus fokus terhadap apa yang menjadi tujuan kita. Jangan gafok, alias gagal fokus.. 😊

Kesuksesan biasanya dianugrahi oleh mereka yang memiliki fokus pada bidang yang ditekuninya, dan menjadi ahli dalam bidang tersebut. Sehingga nantinya akan memiliki kredibilitas dan authority yang tinggi.

Olahraga #3 – Berenang

Menurut Forbes, olahraga berenang termasuk salah satu dari 10 olahraga yang paling menyehatkan.

Olahraga diatas berdasarkan scoring dan pembobotan dari empat elemen dasar fisiologis kesehatan, yaitu :

  1. Daya tahan nafas
  2. Kekuatan otot
  3. Daya tahan otot
  4. Fleksibilitas

Renang adalah olahraga yang minim resiko cedera fisik, meskipun tetap masih ada resiko jika tidak berhati-hati.

Berenang adalah salah satu olahraga yang membuat hampir seluruh otot pada tubuh kita bergerak. Mulai dari kepala, leher, dada, lengan, perut, punggung, pinggang dan kaki.

Selain itu renang dapat melatih pernapasan agar lebih lancar dan panjang, juga membakar kalori lebih banyak. Seseorang yang memiliki berat badan 155 pound atau setara dengan 70 kg, bisa membakar 500 – 700 kalori dengan berenang selama 1 jam.

Berenang mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah, karena saat seorang perenang memutuskan untuk berhenti (menyerah) ditengah jalan…

…maka akan tengggelam.

Manusia harus terus bergerak bila ingin menggapai sukses.

Capai tujuan Anda sampai Anda merasa bahwa Anda sudah mengeluarkan segenap tenaga dan pikiran. Sampai Anda mengetahui ujung dari jalan yang Anda tempuh, sekalipun hasil yang terburuk yaitu kegagalan.

Menurut Brianmac setidaknya ada empat elemen mental yang dibentuk dari sebuah olahraga, atau biasa disebut sebagai 4C. Empat elemen tersebut bisa dihasilkan dari satu jenis olahraga atau kombinasi dari beberapa jenis olahraga. yaitu :

  • Concentration → kemampuan untuk selalu fokus
  • Confidence → percaya diri
  • Control → kemampuan untuk mengontrol emosi (nafsu)
  • Commitment → kemampuan untuk selalu berusaha mencapai tujuan

Jika merujuk pada olahraga Nabi maka akan didapat empat mental diatas,

4C - Olahraga yang dianjurkan Nabi

Jika digabung maka ketiga olahraga Nabi mengajarkan kepada kita untuk selalu fokus pada tujuan dengan percaya pada kemampuan diri sendiri.

Serta jangan mudah menyerah, sampai ada hasil akhir yaitu berhasil atau gagal. Dan jangan terlalu bernafsu (ambisius), serahkan hasilnya kepada Allah, karena tugas manusia adalah mencoba.

  • Concentration → memanah
  • Confidence → memanah, renang
  • Control → berkuda
  • Commitment → renang

Demikian manfaat dari tiga olahraga yang dianjurkan Nabi dalam segi kesehatan fisik maupun pembentukan mental (jiwa) dan mindset (pikiran).

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda sehingga Anda menjadi lebih berantusias dalam berolahraga..

Salam Olahraga..!!

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *