Manfaat dan Tips Manfaat Pengobatan Thibbun Nabawi Pola Hidup Sehat Rasulullah

[The Power of Smile] – Ini 6 Alasan Mengapa Anda Harus Tersenyum Dipagi Hari

[The Power of Smile] – Ini 6 Alasan Mengapa Anda Harus Tersenyum di Pagi Hari

“Hadapi dengan senyuman.. semua yang terjadi biar terjadi.. Hadapi dengan tenang Jiwa.. Semua kan baik-baik saja..”

Penggalan lirik diatas mengingatkan kita untuk selalu optimis dalam menghadapi masalah yang kerap mendera hidup. Sebuah bentuk ekspresi optimisme itu terpancar pada sebuah lekukan garis di wajah yang bernama : senyuman.

Senyuman di pagi hari menunjukan sebuah sikap optimisme dalam menghadapi hidup sampai sore nanti.

Senyuman adalah sedekah (ibadah), karena sedekah tidak harus dari harta saja. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

“Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi 1956, ia berkata: “hasan ‎gharib”, disahihkan oleh Syekh Albani dalam Shahih At Targhib)

Ternyata selain menunjukan sikap optimis dan menjadi ibadah, senyuman mampu memberikan manfaat bagi kesehatan. Mari kita telisik alasan kenapa saya dan Anda harus tersenyum di pagi hari dan apa dampaknya terhadap kehidupan sosial Anda.

[Infografis] - The Power of Smile - Manfaat Tersenyum dipagi Hari

Manfaat Tersenyum dipagi Hari

Alasan # 1 – Mood Booster

Saat bersiap menghadapi hari, tersenyumlah..

..karena studi membuktikan bahwa senyuman dapat membuat Anda lebih bahagia.

Ini disebabkan oleh meningkatnya senyawa endorphin yang diproduksi oleh tubuh saat kita tersenyum. Senyawa endorphin mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman sehingga membuat Anda bahagia dan lebih berenergi.

Senyawa endorphin dipacu oleh gerakan otot disekitar wajah, gerakan ini diterjemahkan oleh otak lalu memerintahkan kelenjar pituitary untuk memproduksi endorphin lebih banyak. Hal ini dikarenakan otak tidak bisa membedakan mana senyuman asli (real smile) atau senyuman palsu (fake smile).

Itulah alasan mengapa Anda harus tersenyum untuk mem-booster mood Anda.

By the way.. berbicara tentang real smile dan fake smile, Portman Healthcare memberitahu Anda bagaimana membedakan ekspresi kedua senyuman itu saat Anda berhadapan dengan lawan bicara Anda.

Fake vs Real Smile

Alasan # 2 – Stress Reducer

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tara Kraft dan Sarah Pressman, peneliti psikolog dari University of Kansas, senyuman dapat berfungsi sebagai pengobatan alami, yaitu mampu menurunkan tingkat stress.

Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Psychological Science menunjukan efek yang positif saat para partisipan melakukan pekerjaan dengan tingkat stres yang tinggi. Setelahnya sebanyak 170 partisipan disuruh untuk mengigit sumpit dengan tiga variasi gaya dimulutnya, sehingga tidak disadari posisi menggigit sumpit membentuk ekspresi senyuman di bibir.

Hasilnya adalah para partisipan yang memiliki senyuman paling lebar menunjukan penurunan detak jantung dan pemulihan stress lebih cepat.

Untuk lebih lengkapnya silahkan Anda membaca studi tentang senyuman dapat menurunkan tingkat stres dari jurnal Psychological Science.

Alasan # 3 – Positif Manner

Dalam semua industri jasa, terutama yang memprioritaskan kepada after sales service, maka customer satisfaction adalah orientasi utama dalam keberlangsungan perusahaannya.

Dalam sebuah studi tahun 2004 yang dilakukan oleh Penn State University, karyawan yang selalu memberikan senyuman ramah kepada pelanggan akan lebih disukai. Tindakan ini mampu meninggalkan kesan yang mendalam dan membekas kepada para pelanggan dan hasilnya mereka merasa lebih puas setelah selesai dilayani.

Mungkin Anda pernah mengalami hal yang serupa saat dilayani di sebuah restoran, dealer, hotel atau mungkin bank. Pasti Anda merasa lebih nyaman dan puas kan?

Alasan # 4 – More Trustworthy

Saat pertama kali Anda bertemu dengan seseorang untuk berbisnis dan dia tersenyum ramah kepada Anda, apa kesan yang Anda rasakan..?

Anda akan lebih percaya bahwa bisnis Anda akan dipegang oleh orang yang tepat.

Dalam ilmu psikologi, “penebar senyuman” akan lebih dipercaya dibandingkan dengan mereka yang selalu berekspresi cemberut atau datar.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Pittsburgh, para peneliti menemukan adanya hubungan antara intensitas senyuman, dengan tingkat kepercayaan. Studi memang dilakukan oleh partisipan wanita, akan tetapi cukup membuktikan dampak positif dari senyuman kepada tingkat kepercayaan seseorang.

Tapi hati-hati juga lho kepada sang penebar senyum, karena senyuman bermakna sejuta makna. Perhatikan senyuman lawan bicara Anda untuk mengetahui apakah dia layak untuk Anda percaya atau tidak..

Arti Senyuman

Alasan # 5 – Strengthen The Body

Orang-orang yang murah senyum jarang jatuh sakit. Hal ini dikemukakan oleh seorang biochemist, Sondra Barrett, dalam bukunya Secrets of Your Cells.

Dalam penelitiannya, senyuman yang terpancar pada wajah dapat menghilangkan kekakuan dalam sel. Proses ini merupakan relaksasi fisik yang dapat meredam rasa stres (stress reducer). Sehingga dalam beberapa kasus pasien, senyuman mampu mencegah potensi timbulnya berbagai macam kanker dalam tubuh.

“Secara kimiawi, sel tidak terbentuk secara kebetulan. Mereka adalah sebuah komunitas besar yang bekerjasama untuk melindung jiwa manusia” ujar Sondra Barrett.

Alasan # 6 – More Creative

Senyuman adalah tanda bahagia..

..walaupun tidak selalu seperti itu 😄

Tapi setidaknya saat Anda tersenyum, tubuh Anda melepas lebih banyak dopamine.

Dopamine adalah suatu neurotransmitter yang terbentuk di otak dan organ tubuh lain. senyawa ini lah yang menghantarkan sinyal atau rangsangan antar sel saraf atau antara sel saraf dengan sel lainnya.

Hasil studi yang ditemukan oleh para peneliti dari University of California, San Francisco menunjukan bahwa rangsangan dari dopamine dapat meningkatkan fungsi otak, khususnya dalam proses belajar, analisa dan pengambilan keputusan.

Enam manfaat senyuman dari aspek kesehatan diatas dapat dijadikan alasan bagi Anda untuk selalu tersenyum. Tetap optimis dan tersenyum adalah salah satu kunci meraih hidup sehat ala Rasul.

Dan bukankah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah menyuruh umatnya untuk tersenyum?

“Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria“ (HR. Muslim No. 2626).

Nabi sendiri pun selalu tersenyum kepada para sahabat, sebagaimana yang disebutkan oleh sahabat Jarir bin Abdullah al-Bajali radhiallahu ‘anhu, dia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melarangku untuk menemui beliau sejak aku masuk Islam, dan beliau tidak pernah memandangku kecuali dalam keadaan tersenyum di hadapanku” (HR. Bukhari No. 5739 dan Muslim No. 2475).

Demikian enam alasan mengapa Anda harus tersenyum di pagi hari, alasan yang mampu membuat anda lebih bahagia dan lebih sehat secara pribadi maupun sosial.

Sekarang pertanyaannya adalah : sudahkah Anda tersenyum dipagi ini..?

Save

Save

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *